Polres Kutim Polsek Muara Wahau Berlomba Gempur Sindikat Pengendar Sabu Dalam Sehari Nightmare Amankan 2 Tsk Sabu Sekaligus

  • Whatsapp

TANGKAPAN POLSEK MUARA WAHAU : Sebanyak 12 Poketan Sabu Seberat 30,28 Gram Di Amankan Dari Tangan Kedua Tersangka MZ Dan IP

(TEKS -FOTO : Ist Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang/K.N)

Bacaan Lainnya

PENULIS : Daya Bhara Aji, S.Sos KutimNews.Com

Tak kalah kencang pengungkapan beberapa kasus narkotika jenis sabu-sabu tak hanya ditindaklanjuti tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Kutim akan tetapi turut diimbangi oleh tim pemburu bandar sabu yang dibentuk oleh Kapolsek Muara Wahau AKP M Yusuf yang dinamai “Nightmare”tim elite – nya mapolsek dalam memberangus beragam modus aksi kejahatan.

Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko SH., SIK.,M.Si patut berbangga atas gebrakan satuannya baik Sat Resnarkoba Polres Kutim hingga Nightmare yang terus melakukan aksi sapu bersih pengedar sabu di wilayah hukumnya.


(TEKS -FOTO : Ist Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang/K.N)

EDARKAN : Tersangka pertama MF yang diamankan tim Opsnal Nightmare Mapolsek Muara Wahau atas kepemilikan 2 poket sabu

Seperti halnya pada Rabu (7/4) 2021 baru-baru ini yang turut selaku juru bicara Polsek Muara Wahau Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang Wahyu R yang membeberkan kepada wartawan di hari yang sama Rabu tak tanggung – tanggung dalam hitungan sehari mampu menggulung dua pemain sabu (pengedar) sekaligus.

Ipda Danang lanjut menjelaskan yang pertama dari dua lokasi berbeda tim unit Opsnal Nightmare berhasil tangkap tersangka berinisial tersangka MF yang dicokok di rumah kontrakannya seputaran jalan Elang Desa Wahau Kecamatan Muara Wahau. “Saat melakukan pengeledahan jajaran opsnal Nightmare berhasil mendapati 2 poket sabu seberat 2,13 gram. Diketahui sabu ditemukan didalam tas selempang berwarna biru yang berada di dalam kamar rumah kontrakan itu,” ulas Paur Subbag Humas Polres Kutim yang menjalankan tugas kewenangannya pada penyebarluasan informasi seputar giat di kepolisian.


(TEKS -FOTO : Ist Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang/K.N)

Tersangka kedua IP yang berhasil ditangkap tim Nightmare Mapolsek Muara Wahau atas kepemilikan poketan sabu

“Selain barang bukti sabu, petugas bentuk unit elite pemburu mafia sabu ini juga berhasil amankan alat bukti pendukung lainnya seperti 1 (satu) buah timbangan elektrik, 2 (dua) buah pipet plastik sekopan warna putih dan hitam dan uang diduga hasil jual shabu sebanyak Rp. 1.300.000,- (satu juta tiga ratus ribu rupiah),” ucap Ipda Danang.

Ipda Danang kembali mengisahkan sepak terjang Nightmare pasca tertangkapnya tsk MF, jajaran opsnal kian bergelora untuk terus bergerak mengungkap para pelaku bisnis haram sabu-sabu, di waktu yang berdekatan satu tersangka pengendar sabu kembali diamankan atas nama tsk berinisial IP. “Penangkapan yang kedua ini anggota Nigtmare walau setingkat Mapolsek akan tetapi mampu mengail hasil tangkapan sekelas kakap. Mengapa saya katakan demikian bagaimana tidak dari tsk IP tersebut jajaran mapolsek Wahau itu berhasil amankan 8 poket sabu-sabu,” imbuh Inspektur Dua Polisi ini.


(TEKS -FOTO : Ist Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang/K.N)

MILIK TSK MF : Barang bukti 1 poket sabu seberat 0,36 gram dan 1 poket sabu seberat 2,13 gram, uang penjualan hasil sabu Rp.1,3 juta serta alat bukti pendukung lainnya.

(TEKS -FOTO : Ist Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang/K.N)

MILIK TSK IP : Barang bukti kedua 8 poket sabu serta beberapa bukti pendukung lainnya

Ipda Danang mempublish barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua tersangka sebagai berikut.

Barang bukti tersangka pertama MF meliputi :

  1. 1 (satu) pocket diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,36 (nol koma tiga puluh enam) gram beserta plastiknya, 1 (satu) pocket diduga narkotika jenis sabu dengan berat 2,13 (dua koma tiga belas) gram beserta plastiknya, uang tunai diduga hasil penjualan shabu sebesar Rp. 1.300.000 dengan pecahan Rp. 100.000 dan Rp. 50.000, 1 (satu) buah kotak seng rokok gudang garam merah, 1 (satu) buah dompet merk Tanmeso warna biru abu-abu,1 (satu) buah tas selempang warna biru merk Bloods industries, 2 (dua) buah sekopan plastik warna hitam dan putih, 1 (satu) unit timbangan elektrik warna hitam silver, 1 (satu) pak plastik clip kecil warna bening,1 (satu) unit Hp merk Redmi warna merah .

Barang bukti tersangka kedua IP meliputi :

Ipda Danang mempublish barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua tersangka sebagai berikut.
Barang bukti tersangka pertama MF meliputi :

1 (satu) pocket diduga narkotika jenis shabu dengan berat total 4,90 (empat koma sembilan puluh) gram beserta plastiknya, 1 (satu) pocket diduga narkotika jenis shabu dengan berat total 4,95 (empat koma sembilan lima) gram beserta plastiknya,1 (satu) pocket diduga narkotika jenis shabu dengan berat total 4,97 (empat koma sembilan tujuh) gram beserta plastiknya,1 (satu) pocket diduga narkotika jenis shabu dengan berat total 4,89 (empat koma delapan puluh sembilan) gram beserta plastiknya, 1 (satu) buah tas selempang warna coklat Merk Zamano, 1 (satu) unit Hp merk Samsung warna Silver 1 (satu) unit timbangan elektrik warna silver,1 (satu) buah plastik gula warna bening, 4 (empat) buah plastik clip warna bening.

Paur Subbag Humas Polres Kutim merincikan jumlah total sabu keseluruhan yang diamankan dari tangan kedua tersangka MZ dan IP hasil tangkapan tim Opsnal Nightmare. “Lumayan besar juga mas kisaran total berat sabu yang diamankan secara keseluruhan dari dua tersangka itu yaitu 30,28 gram dari 12 poket sabu milik kedua tersangka,” tutur Ipda Danang.

Kini kedua tersangka telah mendekam di kamar hotel prodeo Polsek Muara Wahau, adapun pasal yang dikenakan Tindak Pidana ” Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram Sub Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram “ sebagaimana yang dimaksud dalam rumusan Pasal 114 Ayat ( 2 ) Sub Pasal 112 Ayat ( 2 ) UURI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(rin/aji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *