Duduk Di Dewan Terpilih Masyarakat Wajib Perjuangkan Aspirasi

  • Whatsapp

(teks – foto : dok – aji/K.N)

Sibuk berladang tidak mengahalangi langkahnya bekerja serap dan perjuangkan aspirasi masyarakat

Bacaan Lainnya

KUTIMNEWS.COM, SANGATTA – Usai mengikuti rapat paripurna Laporan Kerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2020 Bupati Kutai Timur, awak media KutimNews.com belum lama ini mewawancarai anggota dewan Masdari Kidang di ruang kerjanya.
Wawancara kali ini media KutimNews.com ingin mengetahui bagaimana kiat dewan yang satu ini, antara membagi waktu ketika diwajibkan turun kantor sekretariat DPRD Kutim, menemui masyarakatnya (kontituen) atau pendukung loyalitasnya dan berkebun padi sawah, padi gunung, budidaya ikan air tawar, beternak rumah sarang walet?


(teks – foto : dok – aji/K.N)

Tampak saat panen raya padi di ladang Anggota dewan Kidang. Tak jarang masyarakat bersilaturahmi di ladang LKU-nya

“Mungkin banyak masyarakat termasuk wartawan mengetahui aktivitas saya lebih banyak mengurusi ladang padi sawah, padi gunung, mengelola tambak ikan air tawar, berkebun kelapa sawit, budidaya ternak sarang walet dan ada dua lagi sektor lainnya yaitu karet, budidaya kayu jati atau gaharu sehingga kesannya saya lebih banyak mengeyampingkan urusan rakyat di dewan tentunya pemikiran itu salah,” jelas Kidang.


(teks – foto : dok – aji/K.N)

Lantunan shalawat, doa, rebana, pengajian terus dihidupkan anggota dewan Kidang bersama istri agar senantiasa Kutim dalam lindunganya terhindar dari bencana akan tegurannya

Kidang melanjutkan “pasti wartawan bertanya-tanyakan? Kapan saya bekerjanya untuk masyarakat” ia langsung menjelaskan “Jadi begini walau memasuki di tahun ke – 2 lagi-lagi dewan harus menelan pil pahit dengan dipangkasnya aspirasi 8 persen masih seperti alasan penjelasan yang dulu penanganan covid-19, bukan berarti lantas berdiam diri dan ketergantungan ada tidaknya anggaran dewan. Jujur nih saya lebih banyak mendahulukan aspirasi menggunakan dana pribadi untuk memperjuangkan masyarakat contoh seperti membiayai pengerasan jalan, membuka terus komunikasi dengan stake holder perusahaan membantu dewan meningkatkan infrastruktur di wilayah segenap kontituen di dapil saya sekaligus mensuport kegiatan sosial kemasyarakatan,” ulas Kidang.


(teks – foto : dok – aji/K.N)

Walau ada kembali pemangkasan aspirasi yang dialihkan penanganan covid – 19 sebesar 8 persen tak lantas anggota dewan tidak memperjuangkan aspirasi infrastruktur seperti jalan. Kidang terus memperjuangkannya seperti pada gambar pengerasan jalan diatas berkat koordinasinya bersama stake holder

Mengapa Kidang banyak berkorban untuk masyarakat secara luasnya Bengalon dengan menyentuh sarananya ? “Jelas baik dalam pilkada sekalipun pileg coba anda maknai apa itu janji…yah walau di mata Allah Swt saya bukanlah umat-Nya yang sempurna janji adalah hutang yang akan dimintai pertanggung jawabannya secara dunia diakhirat. Apalagi saat disumpah jabatan sebagai dewan saya disumpah di bawah Al-quran apakah berani saya mainkan sumpah itu dalam melaksanakan amanat rakyat!,” sergah Kidang bersuara.


(teks – foto : dok – aji/K.N)

Disetiap kesempatan anggota dewan Kidang senantiasa buka jalur komunikasi dengan masyarakat bahas beragam prasarana umum

Dirinya menguraikan banyak sudah waktu pemikiran yang ia curahkan demi Kabupaten – nya “ Karena saya ini menginginkan kabupaten saya maju dan miris ketika sering saya dengar banyak suara-suara kekesalan bernada sumbang yang sangat berharap adanya kerja nyata melalui sentuhan pembangunannya ketimbang hanya mendengarkan laporan selalu baik-baik saja tidak berdasarkan realita sebenarnya diluaran sana,” ucap Kidang

Terlebih Kidang menegaskan dirinya jika diberikan umur panjang ingin terus berbuat baik bagi kabupatennya dimana ia dilahirkan. “Saya ingin kabupaten ini maju suatu saat ada tinta emas yang tertoreh dan mengenang akan karya nyata yang telah kita perbuat selama menjabat bukan cerita-cerita seremonial untuk suatu popularitas,” ulasnya.


(teks – foto : Ist/K.N)

Anggota dewan Kidang turut mensuport sentra ekonomi masyarakat di Bengalon

Apa yang diungkapkan oleh politisi fraksi berkarya datangnya benar-benar dari lubuk hati “biarlah saya berjuang berdarah-darah untuk memperjuangkan harapan masyarakat Kutim. Saya selalu terbuka ketika ditanyakan pak mengapa aspirasi kami belum terealisasi? Apapun kondisinya itu akan saya sampaikan apa adanya jika kena pangkas saya katakan di pangkas. Jangan sampai konotasinya dewan yang jelek di mata masyarakat apalagi dalam waktu beberapa tahun ke depan lagi kembali memasuki masa pileg secara serentak bersamaan pilpres, pilkada lagi,” beber Kidang.


(teks – foto : Ist/K.N)

Peduli sesama tanpa pandang bulu mau PNS , honor/TK2D terlebih masyarakat anggota dewan Kidang jika mengetahui ada yang terdampak musibah dipastikan langsung turun

Kidang tidak mau disaat pileg nantinya ada celotehan – celotehan masyarakat. “Yang kemarin saja janjinya tidak tepat bagaimana mau dipilih lagi? Saya tidak mau ada kesan demikian di benak masyarakat di saat saya maju kembali dalam pemilihan kursi dewan,” ucapnya.
Inilah artinya ketua PAC Pemuda Pancasila Bengalon itu duduk di kursi dewan benar-benar bekerja secara apa adanya dengan penuh kesederhanaan agar dapat amanah dihadapan masyarakat Kutim. “Untuk dapat menemui masyarakat bisa kapapun setiap saat dan dimana saja tanpa harus terbebani karena segala konsukuensinya telah kita pikirkan secara matang saat duduk di dewan,” kata Kidang.


(teks – foto : dok – aji/ K.N)

Anggota dewan Kidang rutin gelar perhelatan hari-hari besar keagamaan umat muslim berikan siraman religi agama di kalangan masyarakat

Kidang turut memberitahukan bagaimana tips membagi waktu saat memang harus turun ke kantor DPRD Kutim? “Saya ini malah bersama istri tidurnya banyak di areal lahan pertanian kawasan LKU dari LKU saja untuk menuju ke rumah DPRD bisa memakan waktu 2 jam jika diprediksi waktu jarak tempuh antara kebun di LKU, Bengalon dan Sangatta memakan waktu hingga 3 jam lebih. Artinya jika ada jadwal agenda berangkatnya dapat lebih pagi lagi dan hal ini sudah terbiasa dilakukan. Tak sedikit pula masyarakat jika ingin bertemu sama saya mereka rela hingga ke lahan saya di LKU,” tutupnya (aji/rin)

https://www.kaltimkita.com/detailpost/berkunjung-ke-pickleball-bhayangkari-klub-sandy-ardian-pickleball-olahraga-menyenangkan-dan-mudah-diterima-masyarakat
https://www.kaltimkita.com/detailpost/berkunjung-ke-pickleball-bhayangkari-klub-sandy-ardian-pickleball-olahraga-menyenangkan-dan-mudah-diterima-masyarakat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *