Polisi Gunakan Metal Detektor Sisir Seisi Bangunan Gereja Sebelum Berlangsung Paskah

  • Whatsapp

(teks – foto : Ist – Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang / K.N)

Menjalani standar pengamanan metal detektor Gereja Aman Steril Dari Bom Jemaat Aman Laksanakan Ibadat Paska

Bacaan Lainnya

PENULIS : DAYA BHARA AJI,S.Sos KUTIMNEWS.COM,Sangatta
Pasca aksi terorisme bom bunuh diri di areal pelataran depan Gereja Katedral Makassar, detik – detik menjelang puncak peribadatan perayaan Paskah di Kabupaten Kutai Timur diterapkan sistem pengamanan dan pemeriksaan ekstra di setiap ruang sudut, kursi, kolong kursi, mimbar pendeta dan seisi setiap ruang bangunan gereja oleh jajaran aparat dari unit tim opsnal Gegana Polres Kutim dengan menggunakan alat canggih pelacak pengamanan metal detektor.


(teks – foto : Ist – Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang / K.N)

Sigap tim penjinak bom setingkat “Jihandak” Gegana Polres Kutim saat gunakan alat metal detektor periksa mimbar kebeseran podium pendeta berkhotbah saat perayaan Paskah

Protap pengamanan gereja menggunakan alat metal detektor menurut Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang Wahyu R sesuai intruksi arahan Kapolres Kutim AKBP Welly Dajtmoko, SH., SIK., M.Si. dalam melaksanakan giat pengamanan standar dalam mengantisipasi dini aksi teror seperti bom.

Selain itu tim giat pengamanan turut pula dikomandoi oleh AKP Pujito Kasat Sabhara Kutim yang turut menyiagakan personilnya sehingga pengamanan di sarana gereja terbilang berlapis.

“Bapak kapolres kami memerintahkan setiap anggota terutama dari unsur personilnya kepolisian terus tingkatkan protap tekhnis pengamanan secara cermat teliti dan benar,” ulas Ipda Danang pada keterangan release pres-nya.


(teks – foto : Ist – Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang / K.N)

Siaga penuh diareal gereja petugas kepolisian dari Kutim dalam memberikan pengamanan selama jalannya peribadatan Paskah

Wartawan KutimNews.com menanyakan langsung kepada Ipda Danang langkah – langkah apa saja yang dilakukan di masing-masing setiap sarana ibadah gereja? “Personil kami yang memang terlatih bersertifikasi penjinak bahan peledak (Jihandak) atau setingkat Gegana turut diturunkan ke gereja – gereja melakukan check point control pada seisi sarana bangunan gereja agar dipastikan steril dari adanya benda-benda asing mencurigakan dan disinyalir bom,” beber Ipda Danang.


(teks – foto : Ist – Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang / K.N)

Pengamanan tidak hanya di dalam gereja akan tetapi diluar gereja tampak tim gabungan aparat terapkan pemeriksaan kepada jemaat peribadatan gereja mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan

Selain itu Ipda Danang mengungkapkan giat pengamanan juga menyasar pada pemeriksaan, penggeledahan barang-barang bawaan para jemaat gereja yang akan melaksanakan ibadat Paskah di gereja dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami melarang jemaat gereja membawa tas ke dalam gereja. Jikapun terlanjur membawa tas maka dititipkan pada pos pam pengamanan gabungan terluar gereja,” beber Paur Subbag Humas Polres.

Hingga akhir pemeriksaan melalui alat metal detektor syukur alhamdulillah dari laporan anggota tidak ditemukan bom dan gereja aman steril dari bahan peledak. “Sehingga Gereja dapat dipergunakan untuk ibadat Paskah,”tutup Ipda Danang selaku juru bicara Polres Kutim melalui bidang kehumasan informasi yang diembannya.(rin/aji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *