Ketangkep Deh…

  • Whatsapp

“Sim Salabim Abracadabra” Team Opsnal Berhasil Amankan Sabu Dari Helm Tsk FD Kaki Tangan Sang Bandar

Bacaan Lainnya

(teks – foto : Ist – Paur Subbag Humas Polres Kutai Timur IPDA Danang/K.N)

KENA DEH : Sepintar pintar menyimpan barang haram “sabu” tercium juga oleh team buru sergap Opsnal Resnarkoba Polres Kutim. Tampak tsk FD dan SO diamankan polisi lengkap dengan barang bukti narkotikanya.

KUTIMNEWS.COM, SANGATTA – Dunia transaksi peredaran narkotika sepertinya menjadikan sesuatu hal yang menjanjikan dan instan mendapatkan uang banyak, akan tetapi sepintar-pintar sang bandar apakah itu kelas kakap dan teri akan jatuh pula ditangan pihak kepolisian.Karena peredaran maupun penyalahgunaan narkotika merupakan bentuk tindak kejahatan yang melanggar hukum.

(teks – foto : Ist – Paur Subbag Humas Polres Kutai Timur IPDA Danang/K.N)

PERINTAHKAN : Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko perintahkan Kasat Resnarkobanya Iptu Rachmawan melalui jajaran Satresnarkoba Polres Kutim putus mata rantai peredaran narkotika “sabu-sabu”

Malang bagi tersangka FD (24) tahun bersama rekan sindikatnya tersangka SO (54) tahun yang sepak terjang peredarannya masuk dalam target operasi penangkapan tim buru sergap dari team satuan unit Opsnal Satresnarkoba Polres Kutai Timur.


(teks – foto : Ist – Paur Subbag Humas Polres Kutai Timur IPDA Danang/K.N)

Barang bukti narkotika sabu-sabu yang disita team opsnal Satresnarkoba Polres Kutim

Dari keterangan pers Kasat Resnarkoba Polres Kutim Iptu Rachmawan mewakili Kapolres Kutim, AKBP Welly Djatmoko, SH., SIK., M.Si. sebenarnya kiprah kedua tsk FD bersama SO telah diketahui pihak kepolisian dalam hal ini satuan buru sergap Unit Satresnarkoba Mako Polres Kutim. “Kami sebelumnya menerima informasi ditenggarai sering terjadinya transaksi narkotika di salah satu lingkungan kediaman tersangka kawasan Wana Asri Sangatta Selatan,” terang Kasat Resnarkoba Iptu Rachmawan.

“Berdasarkan informasi tersebut kembali saya memerintahkan anggota team Opsnal Satresnarkoba Kutim segera melakukan penyelidikan dan pengembangan dititik lokasi penangkapan, artinya anggota langsung menyanggong dan mengintai terlebih dahulu dari kejauhan,” beber Iptu Rachmawan.

Iptu Rachmawan menegaskan tepatnya Kamis ( 1/4) 2021 pukul 22.30 wita tim perburuan dari Opsnal Satresnarkoba Polres Kutim langsung melakukan penangkapan, secara bersamaan kebetulan FD terlihat dihadapan petugas yang menghampirinya.

“Selamat malam kami dari kepolisian lagi ngapain nih,” tanya salah satu anggota Satresnarkoba Polres Kutim.

Karena sudah mengetahui didatangi polisi, saat tsk asyik duduk di atas motor honda Beat – nya langsung melontarkan alasan seraya menjawab pertanyaan polisi dari Satresnarkoba “Santai duduk – duduk saja pak, lagi menunggu teman,” jawab FD dengan berupaya mengeluarkan ilmu “trik” alibinya.

Namun petugas Satresnarkoba Polres Kutim tidak percaya begitu saja. “Jangan bohong kamu…?,” tegas anggota Satresnarkoba.

Lagi-lagi tsk FD menjawabnya “Sumpah pak nggak ngapa-ngapain… cuma duduk di atas motor saja, sumpah pak,” celetuknya.

Kemudian anggota regu tim Opsnal Resnarkoba langsung berinisiatif memeriksa “sweeping” baik sepeda motornya, saku celana maupun baju yang dikenakan tsk FD, sempat tidak ditemukan barang bukti yang diincar narkotika sabu, lantas pandangan petugas curiga dengan helm milik tersangka dan benar saja setelah digeledah helmnya dari balik helm itu petugas berhasil mendapatkan barang bukti narkotika 4 poket sabu-sabu dengan berat 4,66 gram. “Wah ternyata bohong yah katanya nggak ngapa-ngapain ternyata ini apa di balik helmu sabu kan! Dari mana kamu dapat sabu ini,” tanya petugas Satresnarkoba Polres tadi.

Akhirnya tsk FD tak bisa mengelak lagi dan secara intensif di introgasi polisi pada akhirnya petugas mengantongi satu nama tsk SO asal pemberi barang sabu itu. Tak mau kehilangan jejak tsk SO akhhirnya petugas sigap menuju ke titik TKP ke – 2 lokasi tsk SO diketahui berada.

Gerak petugas terbilang cepat dan kembali berhasil mengamankan tsk SO di rumahnya wilayah poros Sangatta – Bontang Kecamatan Sangatta Selatan akhirnya keduanya langsung digirin menuju Polres Kutim untuk menjalani pemeriksaan serta penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Iptu Rachmawan mengungkapkan adapun BB yang diamankan yaitu :
1. 4 ( empat ) Poket diduga narkotika jenis sabu dengan berat 4,66 ( empat koma enam puluh enam ) gram beserta plastik pembungkusnya.
2. 2 ( dua ) Unit Hp dengan sim card ;
3. 1 ( satu ) unit sepeda motor merk honda beat warna putih.
4. helm warna hitam tempat menyimpan sabu.
5. 1 ( satu ) pak plastik klip.
6. Uang Rp. 2.000.000 ( dua juta rupiah ) hasil penjualan.
Atas keberhasilan jajaran Team Unit Opsnal Satresnarkoba di benarkan dan dipertegas kembali oleh Paur Subbag Humas Polres Kutai Timur IPDA Danang Wahyu R saat dihubungi jurnalis KutimNews.com melalui sambungan ponselnya pada Jumat (2/4) 2021 malam.

Iptu Rachmawan kembali menegaskan adapun bunyi pasal yang dikenakan yaitu tindak Pidana sebagai berikut ” Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I Sub Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman “ sebagaimana yang dimaksud dalam rumusan Pasal 114 Ayat ( 1 ) Sub Pasal 112 Ayat ( 1 ) UURI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(aji/rin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *