Dorong Kesadaran Wajib Pajak Reklame Pol PP Turun Ke Jalan Sapu Bersih Baliho Memasang Di Sembarang Tempat

  • Whatsapp

(foto-teks : Ist/K.N)

Bacaan Lainnya

Tampak personel Pol PP belum lama ini turun ke jalan tertibkan iklan layanan promosi yang terpampang pada baliho papan reklame tak berijin

KutimNews.com, SANGATTA – Selaku pemegang tongkat pucuk pimpinan komando baret abu-abu di lingkup satuan Polisi Pamong Praja Didi Herdiansyah menjalankan tugas dan kewenangan sesuai tupoksi serta mengawal, menegakan perda ketertiban umum.
Giat satuan Pol PP Kutim kian energik melakukan berbagai manuver pergerakan personilnya, seperti halnya belum lama ini jajaran Pol PP kembali dikerahkan turun ke jalan menertibkan baliho tak berpajak serta yang telah kadaluarsa. “Tujuan anggota kami sebenarnya untuk memberikan kesadaran pihak advertising maupun perusahaan suatu produk pemasang iklan seperti rokok dan lainnya yang terus-terusan semaunya memasang baliho, spanduk disembarang tempat dan tak berijin serta memenuhi kewajibannya membayar pajak promosinya,” tegas Didi.

(teks-foto : Ist/K.N)

Setiap giat dilapangan Kasat Pol PP Kutim Didi intens sharing melaporkan memberikan masukan pada setiap momen pertemuan di kantor Pemerintahan Kabupaten Kutim seperti coffe morning

Adapun sanksi yang ditegakan oleh personel Pol PP di bawah komando Didi dengan menurunkan baliho, spanduk maupun sejenisnya untuk kemudian diamankan di markas Pol PP.”Seharusnya pemasang baliho tahu aturan-aturan secara benar dengan tertib pajak. Banyaknya spanduk-spanduk bertebaran menjamur tentunya berdampak pada kesan kumuh serta mengurangi nilai estetika keindahan perwajahan di Kabupaten Kutai Timur,” imbuh kasat pol ini yang tegas pada pendiriannya.


(teks-foto : Ist/K.N)

Demi tegaknya aturan taat pajak reklame personil Pol PP Kutim turunkan baliho tak berpajak

Upaya-upaya penegakan kedisplinan maupun perda aturan pajak reklame oleh Pol PP sudan seharusnya diapresiasikan positif membantu pemerintah meningkatkan kesadaran taat pajak. “Yang mana secara langsung kami membantu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim mendatangkan pemasukan pajak daerah melalui reklame,” ucap Didi.
Biasanya setelah diamankan kasat pol PP langsung menyurati (memanggil) pihak perusahaan yang memasang iklan untuk kedepannya apabila ingin memasang informasi layanan promosinya wajib memenuhi tanggung jawabnya dengan membayar pajak.(rin/aji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *