Anggota DPRD Kutim Basti Imbau Buat Jalur Khusus Truk

  • Whatsapp

TEKS FOTO : Anggota DPRD Basti minta Pemerintah Kabupaten Kutim bangunkan jalan khusus bagi kendaraan besar bermuatan berat.

KutimNews.com,SANGATTA – Bebasnya berlalu lalang kendaraan besar jenis truk container di ruas jalan umum yang hanya diperbolehkan bagi kendaraan-kendaraan kecil mengakibatkan kondisi jalan cepat mengalami kerusakan.

Bacaan Lainnya

Dengan banyaknya ruas jalan ruas baik diseputaran kota Sangatta Kabupaten Kutai Timur termasuk jalan trans arah Sangatta-Bontang begitupun sebaliknya Sangatta-Bengalon dan seterusnya menjadi bulan-bulanan keluhan masyarakat Kutim.

ILUSTRASI : Bebas berkeliaran truk besar (kontainer) sebabkan banyaknya jalan yang rusak di Kutim.(Ist/KN)

Menindaklanjuti akan keluhan masyarakat Kutim pada umumnya wartawan KutimNews.com, Senin (8/3) 2021 wawancarai langsung anggota DPRD Kutim Basti Sanggalangi terkait jalan rusak. “Menyikapi permasalahan jalan rusak saya selaku dewan meminta kepada Pemkab Kutim bangungkan jalan alternatif tersendiri bagi trayek perlintasan bagi kendaraan besar seperti truk kontainer misalnya,” tegas anggota dewan dari fraksi PAN.

Dari pengamatannya ketua forum RT Sangatta Utara ini? “Dampak jalan yang mengalami rusak berat kebanyakan karena dilewati truk kontainer yang memuat angkutannya over kapasitas bisa sampai 12 sampai dengan 20 ton. Sementara jalan umum kita hanya mampu maksimal menampung beban 10 ton saja,” kata Basti.

“Sementara belum adanya progres pembangunan lajur khusus bagi kendaraan tersebut. Dalam hal ini Bupati Kutim bapak Drs H Ardiansyah Sulaiman, M.Si wajib menerjunkan petugas Dishub (darat) yang menangani permasalahan transportasi truk besar agar bisa menegakan aturan dan penindakan sanksi tilang bagi supir yang membandel. Sementara kedaraan truk kontainer tadi disarankan menggunakan jalur laut (pelabuhan) via kapal ferry penyeberangan,” ucap Basti.

Untuk itu Basti berharap kepada Bupati Ardiansyah dapat benar-benar mewujudkan penantaan kembali terlebih infrastruktur jalan sebagai sarana umum penggerak roda ekonomi yang memadai. (aji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *