Bupati Dan Wakil Bupati Kutai Timur Dilantik

  • Whatsapp

KUTIMNEWS.COM– Pasangan Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim). Keduanya resmi menjabat setelah dilantik secara virtual oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor, Jumat (26/2/2021).

Bacaan Lainnya

Sesuai arahan gubernur dan Mendagri, Ardiansyah-Kasmidi mengikuti pelantikan kepala daerah secara virtual di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim.

Pelantikan digelar secara terbatas, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Undangan dibatasi, hanya 25 orang. Namun masyarakat dapat menyaksikan prosesi pelantikan yang disiarkan langsung lewat akun Youtube dan live facebook Kominfo Kutim.

Selain Ardiansyah-Kasmidi, acara pelantikan pasang kepala daerah terpilih hasil pilkada serentak tahun 2020 dilaksanakan secara virtual untuk Paser, Berau, Kukar dan Samarinda. Hanya Mahulu yang dilaksanakan secara langsung di Pendopo Odah Etam.

Acara pelantikan diawali dengan mengumandankan lagu kebangsaan Indonesia Raya, lalu dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri.

Selanjutnya pengambilan sumpah berkenaan dengan pengangkatan kepala daerah untuk 6 daerah tersebut. Kalimat sumpah masing-masing diikuti oleh seluruh bupati/wakil bupati dan walikota/wakil wali kota.

Setelah membacakan sumpah jabatan, para pasangan kepala daerah menandatangi berita acara pelantikan bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota. Enam pasangan kepala daerah tersebut resmi menjadi bupati/wakil bupati dan walikota/wakil wali kota definitif.

Selain melaksanakan pelantikan kepala daerah, pada kesempatan itu, juga dilaksanakan serah terima dan pelantikan Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda kabupaten/kota di Kaltim.

Setelah resmi, para pasangan kepala daerah tersebut mendapatkan ucapan selamat dari Isran Noor yang kemudian diikuti oleh undangan yang hadir.

Kepada semua kepala daerah yang telah di lantik, Isran Noor berharap agar dapat bekerjasama dengan intens dalam menangani Covid 19. Dikatakannya, ditengah tengah kondisi Covid 19, semua pihak terus dapat melakukan kerjasama yang lebih intens. Kerjasama dengan pihak terkait seperti TNI, Polri dan lembaga-lembaga yang telah ditunjuk untuk menanggulangi pandemi tersebut.

Isran Noor juga menekankan pentingnya penanganan Covid-19 sebagai tugas yang sangat mendesak. Namun dalam menjalankan tugas tetap berpedoman pada petunjuk dari pemerintah pusat.

Isran Noor menambahkan, jabatan bupati dan walikota di Kaltim bukanlah bawahan dari gubernur, akan tetapi sebagai mitra kerja gubernur. Untuk itu, ia berpesan agar para kepala daerah dapat menyampaikan nasehat dan pandangan apabila terdapat kekeliruan yang dinilai dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab.

“Mari bersama-sama memperjuangkan dan membangun Kalimantan Timur dengan beban dan tanggungjawab masing-masing,” ujarnya. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *